Pondok Pesantren Darul Qur'an Wal-Hadits Martapura OKU

ADAB-ADAB HARI JUM’AT

Adab-adan Hari Jum'at

ADAB-ADAB HARI JUM’AT

 

Hari jum’at adalah hari yang agung dan penuh berkah. Hari ini adalah hari yang paling utama dalam sepekan secara mutlak. Dan hendaknya bagi seorang muslim haru memanfaatkan hari yang penuh berkah ini dengan sebaik-baiknya. Tentunya dengan megetahui adab-adab yang berkaitan dengan hari Jum’at.

Diantara adab-adab tersebut adalah :

  1. Memperbanyak Amal Sholeh dan Meninggalkan Maksiat

Hari Jum’at adalah sebaik-baik hari (di dunia) yang matahari selalu terbit di dalamnya. Hari yang sangat agung dan penuh berkah.

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

(( خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ، يَوْمُ الْجُمُعَةِ : فِيهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيهِ أُهْبِطَ مِنَ الْجَنَّةِ، وَفِيهِ تِيبَ عَلَيْهِ، وَفِيهِ مَاتَ، وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ، وَمَا مِنْ دَابَّةٍ إِلَّا وَهِيَ مُصِيخَةٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، مِنْ حِينِ تُصْبِحُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ شَفَقًا مِنَ السَّاعَةِ، إِلَّا الْجِنَّ وَالْإِنْسَ، وَفِيهِ سَاعَةٌ لَا يُصَادِفُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ يُصَلِّي، يَسْأَلُ اللَّهَ شَيْئًا، إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ ))

“Sebaik-baik hari (di dunia) yang matahari terbit di hari itu adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan dan pada hari itu beliau diturunkan dari Surga. Dan pada hari itu pula diterima taubat darinya dan ia diwafatkan. Pada hari itu juga akan terjadi hari Kiamat. Tidak satupun hewan melata yang ada di muka bumi ini kecuali memasang pendengarannya pada hari Jum’at mulai pagi hingga terbit matahari karena mereka takut datangnya hari Kiamat, kecuali jin dan manusia. Dalamnya terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba mukmin bertepatan (dengan waktu itu) mengerjakan sholat dan memohon semata, melainkan akan dikabulkan” ([1])

Maka dari hadist ini kita bisa ambil faidah bahwasannya hendaknya seorang Muslim bersegera dalam mendapatkan keutamaan-keutamaan yang ada pada hari ini. Dengan melakukan amalan-amalan sholeh dan menjauhkan diri dari perbuatan maksiat. Karena dengan melakukan amalan sholeh tentu akan dilipa t gandakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Demikian pula halnya dengan perbuatan maksiat akan bertambah dosanya jika dilakukan di waktu-waktu yang memiliki keutamaan.

Dan juga selalu mengingat bahwasannya hari Kiamat akan terjadi pada hari Jum’at ,

وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ (281)

Dan takutlah pada hari (ketika) kamu semua dikembalikan kepada Allah Subhanahu Wata’ala . Kemudian setiap orang diberi balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang telah dilakukannya dan mereka tidak dizalimi (dirugikan). (QS. Al Baqarah : 281)

  1. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

Hendaknya seseorang memperbanyak shalawat pada malam hari Jum’at. Hal tersebut termasuk sebaik-baik amal yang dilakukan seorang Muslim pada hari ini. Sebab, mengucap kan shalawat kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam merupakan amal yang utama.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا (56)

“… Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS, Al Ahzab : 56)

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

(( أكثِروا الصَّلاةَ عليَّ في يومِ الجُمعةِ ؛ فإنَّه ليسَ يُصلِّي عليَّ أحدٌ يومَ الجمُعةِ إلَّا عُرِضتْ عليَّ صلاتُهُ ))

“Perbanyaklah shalawat atasku pada hari Jum’at. Sungguh, tidaklah seorang bershalawat atasku pada hari Jum’at, melainkan shalawatnyai tu akan diperlihatkan kepadaku.”([2])

  1. Membaca Surat as-Sajdah dan al-Insan Saat Mengerjakan Shalat Fajar

Di riwayatkan bahwasannya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam saat mengerjakan shalat Fajar pada hari Jum’at membaca Alif lam mim tanzil [as-Sajdah] danHal ata ‘alalinsanihinumminaddahri [al-Insan].([3])

Sebab, kedua surat ini mencakup peristiwa yang terjadi pada hari Jum’at, yakni penciptaan manusia, kebangkitan, terjadinya hari Kiamat, dan lain sebagainya.

  1. Niat yang Benar

Berniat ketika hendak pergike masjid untuk memenuhi perintah Allah Subhanahu Wata’ala.

Allah Subhanahu Wata’ala  berfirman :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (9):

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum’at maka segeralah kamu mengingat Allah Subhanahu Wata’ala dan tinggalkanlah jual beli yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya.” (QS. Al Jumu’ah : 9)

  1. Mandi Hari Jum’at

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

(( إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمُ الْجُمُعَةَ فَلْيَغْتَسِلْ ))

“Jika salah seorang dari kalian hendak menghadiri shalat Jum’at, maka hendaknya ia mandi.”([4])

Dan juga sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

(( غُسْلُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ ))

“Mandi Jum’at wajib atas setiap Muslim yang telah baligh.”([5])

  1. Memakai Parfum

Memakai parfum atau wewangian termasuk adab Jum’at.

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

(( اغْتَسِلُوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ، وَاغْسِلُوا رُءُوسَكُمْ، وَإِنْ لَمْ تَكُونُوا جُنُبًا، وَمَسُّوا مِنَ الطِّيبِ ))

“Mandilah kalian pada hari Jum’at, cucilah kepala kalian meskipun kalian junub- dan pakailah parfum.”([6])

  1. Bersegera Menuju Masjid Tempat Shalat

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

(( مَنِ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ، فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً، ، فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتِ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ )) وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً

“Barang siapa mandi pada hari Jum’at seperti mandi janabah, lalu berangkat  (ke masjid) pada saat yang pertama seakan-akan ia telah berkurban dengan seekor onta. Barang siapa berangkat pada saat kedua, seolah-olah ia telah berkurban dengan seekor  sapi. Barang siapa berangkat pada saat ketiga, seolah-olah ia berkurban dengan seekor domba bertanduk. Barang siapa berangkat pada saat keempat , seolah-olah ia telah berkurban dengan seekor ayam. Barang siapa berangkat pada saat yang kelima, seolah olah ia telah berkurban dengan sebutir telur. Jika imam telah keluar (naik mimbar), maka para Malaikat hadir untuk mendengarkan khutbah.” ([7])

Dan selanjutnya adalah memperhatikan adab-adab ketika telah berada di dalam masjid seperti shalat tahiyatul masjid, tidak menerobos di antara pundak jamaah yang lain kecuali ia melihat ada tempat yang kosong, tidak mengusir orang lain dari tempat duduknya lalu ia mendudukinya, mendegarkan khutbah dengan seksama dan masih banyak lagi adab-adab yang berkaitan dengan hari Jum’at.

Demikian artikel ini ditulis dengan meringkas sebuah buku yang berjudul “Ensiklopedia Adab Islam Menurut al-Quran dan as-Sunnah” semoga bisa bermanfaat bagi penulis sendiri dan para pembaca secara umum, serta menambah wawasan kita dalam beragama. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala jadikan tulisan singkat ini menjadi pemberat timbangan di akhirat kelak. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

 

Referensi :

Nada, Abdul Aziz bin Fathi as-Sayyid. 2019. Ensiklopedia Adab Islam Menurut al-Quran dan as-Sunnah. Penerjemah, Abu Ihsan Al-Atsari: Jakarta: Pustaka Imam Asy-syafi’i,

 

Diringkas oleh Azwari

[1] HR. An Nasa’i (1430)

[2] HR. Al Hakim  dan ia menshahihkannya serta al-Baihaqi dalam asy-Syu’ab (3/110) dari Abu Mas’ud al-Anshori

[3] HR. Al Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah a.

[4] HR Al Bukhari (877)

[5]HR Al Bukhari (879, 895, 2665) dan Muslim (846) dari Abu Sa’id al-Khudri a

[6]HR Ahmad

[7] HR Al Bukhari (881) dan Muslim (850) dari Abu Hurairah

Baca Juga Artikel:

Wasiat Nabi Shalallahu wa alihi wassalam kepada Ibnu Abbas Radiallahuanhu

Hukum Memelihara Hewan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.