Pondok Pesantren Darul Qur'an Wal-Hadits Martapura OKU

MENDULANG DOA MALAIKAT

MENDULANG DOA MALAIKAT

 

MENDULANG DOA MALAIKAT-Bismillah bi nimati tatimmushalihat amaa badu. Shalwat serta salam kita curahakan kepada Nabi kita nabi Muhammad shallahu alaihi wa sallam beserta keluarganya dan sahabat-sahabatnya yang mulia. Pada kali kita akan membahas tentang “Mendulang doa Malaikat”.

Doa adalah senjata mukmin. Permintaan yang di panjatkan kepada Allah, dengan bersimpuh dihadapan-Nya; penuh rasa tunduk dengan mengahamba pada-Nya. Doa yang kita haturkan kepada Allah pasti di sertai harapan penuh agar dikabulkan oleh-Nya, baik terkait keinginan dunia apalagi keinginan di akhirat.

Banyak jalan yang di tempuh orang dalam usaha bagaimana mendapatkan doa yang mustajab, diantara jalan yang di usahakan adalah mengikutkan doa

Tidak sedikit diantara jamaah haji yang mendapatkan lembaran-lembaran kertas yang berisikan titipan doa dari sanak keluarga dan juga tetangga. Mereka semua mengaharapkan doa titipan itu dipanjatkan di tanah suci mekkah dan madinah. Pinta doa itu supaya dipanjatkan di masjid Nabawi; di Raudhah; di depan Ka’bah; di tanah Arafah dan tempat lainnya yang di tanah suci.

Namun tidak jarang orang yang dititipi ini terlihat kurang khusyu` dalam doanya, mungkin karena begitu banyak titipan yang harus diingat atau di bacakan, akhirnya doa dia hanya bertujukan untuk memenuhi permintaan bukan agar doa itu diterima. Sehingga membuat ia berdoa ala kadarnya, yang penting ketika pulang dari haji nanti jika ditanya, “kamu doakan saya nggak?” maka ia bisa menjawab, “iya, doa titipan kamu telah saya panjatkan”.

BAGAIMANA KALAU MALAIKAT YANG MENDOAKAN?

Dalam pembahasan ini, kita bukan sedang meminta agar orang lain mendoakan kita. Tapi, bagaimana bila yang berdoa untuk kita adalah para Malaikat Allah, tanpa harus kita minta titipkan?

Kira-kira apa tanggapan anda jika di doakan oleh para Malaikat? Mahkluk Allah yang sangat taat kepada-Nya, tidak pernah bermaksiat dan senantiasa melaksanakan perintah-Nya. Pasti dan sangat pasti, kita akan kegirangan dan gembira menyambut doa dari mereka apalagi jika doa tersebut dipanjatkan tanpa harus ada titipan terlebih dahulu.

Malaikat adalah makhluk ghaib. Kita wajib mengimani akan adanya para Malaikat, . walaupun kita tidak pernah melihat mereka. Inilah keistimewaan orang yang muttaqin (orang-orang yang bertaqwa) diabandingkan manusia lainnya, yaitu beriman pada hal ghaib, yang salah satunya adalah beriman kepada Malaikat.

Oleh karena itu, nila kita berbicara tentang kehidupan dan aktifitas Malaikat, tidak boleh sembarangan, namun harus berdasarkan dalil dari al-Quran dan Sunnah Rasulallah.

Telah disebutkan dalam dalil-dalil hadits Rasulallah bahwa malaikat akan mendoakan untuk kaum musilimin di saat-sat tertentu.

Berikut ini adalah beberapa keadaan dan amalan yang membuat kita bisa mendulang doa dari para malaikat

.1. berada di masjid dalam keadaan suci dari hadats

Rasulallah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

الملاءكة تصلي على أحدكم ما دام في مصلاه الذي صلى فيه ما لم يحدث  تقول: اللهم اغفر له اللهم ارحمه”

Artinya: “Malaikat akan selalu berdoa untuk orang yang berada di masjid atau orang yang berada di masjid atau musholla tempat ia shalat, selama ia belum batal wudhu’nya saat duduk disana. Para malaikat akan berdoa dengan mengucapkan “Ya Allah, amounilah dia dan limpahkan rahmat-Mu kepadanya.” (HR. Al-Bukhari, no. 434)

Masjid adalah tempat terbaik di muka bumi. Tidak ada salahnya bila kita terdiam lama di dalamnya, apalagi jika bertujuan untuk menunggu shalat berikutnya, karena dengan demikian juga bisa mendulang pahala besar.

Rasulallah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

الا أدلكم بما يمحوا الله به الخطايا, ويرفع به الدرجات:

Artinya: “maukah kalian aku tunjukkan amalan yang bisa menghapus dosa dan mengangkat derajat kalian di hadapan Allah?

Para sahabat menjawab, “Tentu, kami mau wahai Rasulallah

Maka Rasulallah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

اسباغغ الوضوء على المكاره, و كثرة الخطا إلى المساجد, وانتظار الصلاة بعد الصلاة, فذلكم الرباط فذلكم لالرباط, فذلكم الرباط.

Artinya : “Menyempurnakan wudhu walaupun di saat kalian lagi tidak suka menyentuh air; memperbanyak langkah menuju masjid: dan tetap menanti sholat setelah melaksanakan sholat, karena semua perbuatan itu adalah ribath, karena semua itu perbuatan adalah ribath, karena semua perbuatan itu adalah ribath (HR. Muslim, no. 251)

  1. mendoakan orang lain tanpa diketahui orang yang bersangkutan

Rasulallah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

إذا دعا الرجل لأخيه بظهر الغيب قالت الملاءكة آمين ولك بمثل

Artinya: “jika seseorang mendoakan saudaranya tanpa sepengatahuan dia, maka malaikat akan ikut mengaaminkan doa tersebut seraya juga berdoa, “semoga kamu juga mendapatkan seperti yang engkau doakan untuk saudaramu” (HR. Abu Dawud, no. 1536).

Hikmah besar yang dapat kita petik dari amalan “berdoa untuk orang lain tanpa diketahui oleh orang tersebut “ adalah, ikhlas,tanpa tekanan, tanpa pamrih, jauh dari sifat hasad.

  1. berdoa saat keluar dari rumah

Rasulallah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

اذا خرج الرجل من بيته فقال بسم الله توكلت على الله لاحول ولا قوة الا بالله. قال (( يقال حينئذ هديت وكفيت ووقيت فتتنحى له الشياطين فيقول له شيطان آخر كيف لك برجل قد هدي وكفي ووقي

Kalau seseorang keluar rumah seraya berkata:

بسم الله توكلت على الله لا حول ولا قوة الا بالله

Artinya: “dengan nama Allah, aku bertawaqqal kepada-Nya tidak ada daya dan upaya selain dengan pertolongan Allah. (Shahih, HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Maka malaikat akan berdoa untuk dia dengan ucapan, “semoga engkau diberikan petunjuk, dipenuhi keinginanmu dan dilindungi Allah,”maka, yang terjadi Adalah setan semuanya menghindar darinya sambil berkata pada teman-temanya, “bagaimana bisa kalian menyesatkan orang yang telah diberi petunjuk, dipenuhi keinginannya, dan dilindungi oleh Allah.” (HR. Abu Dawud, no. 5097).

  1. berinfak setiap pagi hari

Rasulallah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

ما من يوم يصبح العباد فيه الا مملكان ينزلان فيقوا أحدهما: اللهم اعط منفقا خلفا, ويقول الآخر: اللهم اعط ممسكا تلفا

Artinya: “disetiap pagi hari, ada dua malaikat yang turun ke bumi, mereka berdoa yang satu mengucapkan, “ Ya Allah, berikanlah balasan yang lebih baik untuk orang yang berinfak di jalan-Mu. “sedangkan yang satunya lagi mengucapkan, “Ya Allah, berikanlah kehancuran dalam harta orang yang menahannya”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Dengan mengetahui hadits diatas. Maka, janganlah merasa khawatir bila kita berinfak, karena ada malaikat Allah yang senantiasa mendoakan kita.

Demikian pembahasan ringkas ini, semoga bermanfaat bagi peringkas dan pembaca dan dapat kita amalkan di kehidupan sehari hari kita amma ba’du.

Judul: MENDULANG DOA MALAIKAT

Judul kitab: Majalah As-sunnah

Edisi : N0 02/THNXVIII SYA’BAN 1435H JUNI2014

Karya: USTADZ MUHAMMAD YASIR Lc.

Diringkas oleh; Rico muzakki

Baca juga artikel:

Awal Mula Ikatan Pernikahan (Bagian I)

Menggunakan Jimat untuk Penglaris dan Mempercantik diri

Be the first to comment

Ajukan Pertanyaan atau Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.