Abu Bakar As Shiddiq Dalam Abjad

oleh : Ust Luthfi bin Muhammad Yasin Lc.

A

untuk Atiq, sebuah julukan bagi Abu Bakar, di jahiliyah ia disebut Atiq karena ketampanan wajahnya; ketika masuk Islam ia disebut Atiq karena ia orang pertama yang diberi kabar gembira masuk surga.

B

untuk Bisnis, Abu Bakar disamping sahabat senior, ia dikenal sebagai pebisnis sukses, usahanya adalah perdagangan kain dan baju, dari usahanya ini ia bisa berinfaq di jalan Allah.

C

untuk Cinta, Bukhori meriwayatkan bahwa suatu waktu Rosulullah n ditanya oleh Amru bin Ash tentang orang yang beliau cintai, beliau menjawab Aisyah; ketika ditanyai dari pihak laki-laki beliau menjawab : Ayahnya (yaitu Abu Bakar).

D

untuk Dermawan, Abu Bakar adalah seorang yang dermawan, diriwayatkan dalam persiapan perang Tabuk menghadapi Romawi Abu Bakar menyumbangkan seluruh hartanya dan tidak meninggalkan apapun untuk keluarganya.

E

untuk Enggan membayar zakat, Abu Bakar menganggap bahwa orang yang enggan membayar zakat dihukumi murtad dari Islam karena mereka mengganggap zakat sebagai upeti kepada nabi Muhammad, dari sisi lain hal ini dapat menjerumuskan ke dalam hal yang lebih berbahaya karena akan meruntuhkan sendi-sendi Islam yang lain.

F

untuk Fatwa, Suyuthi dalam Tarikh Khulafa’ menyebutkan bahwa Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib semuanya berfatwa ketika Nabi masih hidup.

G

untuk Gua, Nabi Muhammad dan Abu Bakar berada di gua Tsur yang sempit untuk bersembunyi dari kejaran kaum Qurays ketika Hijrah, kejadian ini kemudian diabadikan Al Qur’an dalam At Taubah 10:40.

H

untuk Hijrah, Abu Bakar adalah shahabat yang mendapat kehormatan untuk menemani Rosulullah dalam perjalanan hijrahnya menuju Madinah, ia adalah partner yang baik dalam perjalanan.

I

untuk Imam, Abu Bakar ditunjuk oleh Rosulullah n untuk menjadi imam sholat ketika Rosulullah sakit sebelum beliau wafat, Imam Nawawi mengatakan hal itu menunjukkan akan keutamaan dan kefaqihan Abu Bakar karena dipercaya memimpin sholat menggantikan nabi.

J

untuk Jazirah Arab, seluruh jazirah Arab ketika masa Abu Bakar murtad kecuali Makkah, Madinah dan Tha’if, salah satunya penyebabnya adalah fanatisme kesukuan, Karena itu Abu Bakar sampai mengirim 11 pasukan ke seluruh penjuru jazirah untuk membasmi kaum murtad, gerakan nabi palsu dan orang yang enggan membayar zakat.

K

untuk Khamr, shahabat yang mulia ini dikenal sangat bersih kehidupannya, bahkan ketika masyarakat jahiliyah sebelum datangnya Islam ia tidak terpengaruh kerusakan masyarakat bahkan ia tidak pernah setetespun meminum khamr.

L

untuk Laki-laki, Abu Bakar adalah orang laki-laki pertama yang masuk Islam secara mutlak, dari tangannya pula kemudian tokoh-tokoh kunci seperti Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam dan Utsman bin Affan berhasil diislamkan.

M

untuk Mushaf, Abu Bakar adalah orang pertama kali memakai istilah mushaf untuk menyebut Al Qur’an, lebih jauh lagi beliau khalifah pertama yang memulai proyek resmi kodifikasi Al Qur’an dalam satu mushaf berdasarkan usulan Umar bin Khattab pasca perang Yamamah dimmana dalam perang tersebut terbunuh sekitar 70 qurra’ Al Qur’an.

N

untuk nasab, Abu Bakar dikenal sebagai orang yang paling paham dengan nasab bangsa Quraiys dan mengenal sejarah serta perkembangan sejarah kaumnya, perang, silsilah dan kisah mereka di masa lalu.

O

untuk tali Onta, ketika menghadapi kaum yang enggan membayar zakat beliau bersikeras untuk memerangi mereka dan mucul perkataan beliau yang tertulis dalam tinta emas sejarah “ Demi Alloh, andaikan mereka tidak mau menyerahkan tali onta yang pernah mereka serahkan kepada Rosulullah pasti aku berjihad melawan mereka”.

P

untuk Patung atau berhala, Abu Bakar adalah seorang yang hanif, iffah dan menjaga dirinya karena itu ia dikenal tidak pernah menyembah patung/berhala walau sekali, bahkan ia merendahkan orang yang menyembah berhala dan menganggap mereka orang yang lemah akalnya.

Q

untuk Abu Quhafah, nama bapak Abu Bakar, nama aslinya adalah Usman bin Amir, ia masih hidup ketika Abu Bakar memegang tampuk kekuasaan sebagai khalifah, Abu Quhafah meninggal ketika masa kepemimpinan khalifah Umar bin Khattab.

R

untuk Romawi, yaitu Romawi Barat yang berpusat di Roma untuk membedakannya dengan Romawi Timur yang beribukota di Byzantium yang kemudian ditaklukkan Muhammad Al Fatih II tahun 1453 M dan berubah menjadi istanbul. Kerajaan ini adalah salah satu negara super power yang ada pada masa itu selain kerajaan Persia yang disebut dengan Sasania, Romawi berkuasa di daerah Syam, yaitu Jordan, Suriah, Lebanon dan Palestina modern, kadang Siprus digolongkan ke daerah Syam, yang dalam bahasa Inggris sering disebut Levant, mereka menjadikan Antiokhia (Antioch) sebagai pusat kekuasaan mereka di Syam, ketika masa Umar mereka baru bisa diusir dari Syam secara keseluruhan .

T

untuk Taim, Taim adalah bani di mana Abu Bakar berasal, ia merupakan salah satu kabilah dari begitu banyak kabilah yang ada di Qurays. Hal ini menurut Ibnu Taimiyah menunjukkan bahwa kemuliaan tidak mutlak terjadi karena ia berasal dari bani yang mulia dan terkenal sebagai keturunan pemimpin, karena Abu Bakar berasal dari bani Taim dan Umar bin Khattab berasal dari bani Ka’ab sedangkan yang dikenal sebagai pemimpin Qurays biasanya tidak lepas dari dua bani utama yaitu bani Umayyah dan bani Hasyim, Usman berasal dari bani Umayyah dan Ali berasal dari bani Hasyim.

U

untuk Usamah bin Zaid bin Haritsah, seorang panglima muda belia yang diangkat sebagai panglima untuk memimpin pasukan ke daerah Balqa’ yang sekarang berada di Jordan untuk menghadapi bangsa Romawi. Ia ditetapkan menjadi panglima ketika Nabi masih hidup akan tetapi Nabi kemudian wafat sebelum pasukan Usamah diberangkatkan. Abu Bakar bersikeras melanjutkan perintah Nabi untuk mengirimkan pasukan Usamah dan mereka dikaruniai kemenangan mutlak atas Romawi.

V

untuk slaV, Slav merujuk pada bangsa-bangsa yang sekarang mendiami daerah Eropa Timur seperti Belarusia, Ukraina, dan Rusia (Slav Timur). Slav Barat seperti Polandia, Ceko dan Slovakia. Slavia Selatan yang mencakup seperti bangsa Bosnia, Slovenia, Serbia. Croatia, Makedonia, Bulgaria dan Montenegro. Bangsa Slav ini bersekutu dengan bangsa Romawi untuk melawan Islam pada perang Yarmuk.

W

untuk Wafat, Abu Bakar wafat setelah beliau berkuasa sebagai khalifah selama 2 tahun, 3 bulan dan 10 hari. Ia wafat pada 7 Jumadil Akhir 13 Hijriah ketika berumur 63 tahun, uniknya Rosulullah, Abu Bakar dan Umar meninggal ketika sama-sama berumur 63 tahun.

X

untuk sepuluh dalam istilah angka Romawi, Abu Bakar adalah salah satu dari sepuluh orang yang dijamin masuk surga, nama yang lain adalah Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Thalib, Abdurrahman bin ‘Auf, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Sa’ad bin abi Waqqash, Abu Ubaidah ‘Amir bin Al Jarrah dan Sa’id bin Zaid.

Y

untuk Yarmuk, yang sekarang masuk dalam wilayah Jordan, di tempat inilah terjadi perang besar antara kaum Muslimin melawan Romwi. Medan peperangan ini bisa dilihat dari perbatasan Suriah-Jordan. Perang ini terjadi tahun 13 H pada pada akhir kepemimpinan khalifah Abu Bakar, walapun peperangan itu baru selesai setelah Abu Bakar meninggal dan kekhalifahan berada di tangan Umar bin Khattab. Pasukan Romawi terdiri dari pasukan koalisi dari berbagai bangsa, termasuk Perancis, Georgia, Slav dan Nashrani Arab. Kaum muslimin dipimpin oleh Khalid bin Walid. Menurut Maghluts pasukan Islam berjumlah sekitar 36.000 pasukan melawan pasukan koalisi Romawi sejumlah 240 ribu pasukan, di dalamnya terdapat 1000 sahabat dengan 300 di antaranya sahabat yang berpartisipasi dalam perang Badar.

Z

untuk Zinnirah, salah satu budak yang dibebaskan oleh Abu Bakar karena mereka disiksa dalam mempertahankan keislamannya. Nama-nama lain adalah Bilal bin Rabah, Amir bin Fuhairah, Ummu Ubais, Aflah Abu Fakihah, Nahdiyah dan putrinya serta budak wanita Bani Amr bin Mu’ammil dari bani Ady.

Sumber: Majalah Lentera Qolbu Edisi 04 Tahun 04

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.