Skip to content

JAGALAH AMALAN PENGHAPUS DOSA

Khoirul Anam
4 menit baca
Jagalah Amal Penghapus Dosa

JAGALAH AMALAN PENGHAPUS DOSA

Cukup banyak sunnah Nabi yang menjelaskan tentang amalan-amalan yang dapat menghapus keburukan dan dosa-dosa, antara lain:

1. Berwudhu.

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

إِذَا تَوَضَّأَ الْعَبْدُ المُسْلِمُ أَوْ المُؤْمِنُ فَغَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَ مِنْ وَجْه خطيئة نظر إليها بعينيه مع الماء أو مع آخر قطر الماء فينا غسل يديه خرج من يديه قل خطيئة كان بطلتها بداء مع الماء أو مع آخر قطر الماء فإذا غسل رجليه خرجت كل خطيئة ملتها الجلاة مع الماء أو مع آخر قطر الماء على يخرج لقنا من القلوب.

Artinya:

“Ya seorang Muslim atau Mukmin bervesadhu balu ia membanch wajahnya, maka keluar dari wajahnya segala kesalahan yang disebabkan pandangan kedua matanya bersama air atau ber sona telesan air yang terakhir. Jika ia membasuh kedua tangan aya, maka keluar dari kedua tangannya segala kesalahan yang dilakukan oleh kedua tangannya bersama air atau bersama te tosan air yang terakhir. Jika ia membasuh kedua kakinya, maka keluar segala kesalahan yang dilakukan oleh kedua kakinya ber sama air atau tetesan air yang terakhir, sehingga ia keluar (se-lesat berwudhu) dalam keadaan bersih dari dosa, ( Shahih: Diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahinya, no. 244).

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

من توضأ فأحسن الوضوء خرجت خطاياة من جسده حتى تخرج من تحت أظفاره

Artinya:

“Barangsiapa berwudhu, lalu ia memperbagus wudhunya, maka akan keluar kesalahannya dari jasadnya sehingga ada yang keluar dari bawah kukunya. ( Shahih: Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahinya, no. 578).

2. Sholat Lima Waktu.

Dari Abu Hurairah bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

أرأيتُمْ لَوْ أَنَّ نهرا باب أحدكم يغتسل فيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا ما تقول ذلك يبقي من درنه قالوا: لا يبقي من درنه شيئًا قال فذلك مثل الصلوات الْخَمْسِ يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا

Artinya:

“Apa pendapat kalian seandainya ada sungai di depan rumah salah seorang dari kalian, ia mandi di dalamnya lima kali setiap hari, apakah masih tersisa kotoran yang melekat padanya?” Me-reka menjawab, “Tidak tersisa kotoran sedikitpun padanya.” Beliau bersabda, “Itulah perumpamaan shalat lima waktu yang dengannya Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan.( Shahih: Diriwayatkan Imam Bukhari dalam Shahinya, no. 528 dan Imam Muslim dalam Shahinya, no. 667).

3. Pergi Ke Masjid.

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ، قَالَ: إِسْبَاغُ الْوُضُوْءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرباط.

Artinya:

“Maukah kalian aku tunjukkan (suatu amalan) yang dengan-nya Allah akan menghapuskan dosa-dosa dan mengangkat be-berapa derajat?” Mereka menjawab, “Silahkan, wahai Rasu-lullah. Beliau bersabda, “Menyempurnakan wudhu pada saat kondisi susah, banyak berjalan menuju masjid, dan menunggu shalat setelah shalat, maka demikian itu seperti pahala ribath. ( Shahih: Diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahinya, no. 251; Imam Malik dalam Muwatha’nya dan ShahihTargib wat Tarhib, no. 185).

4. Puasa Hari Arafah dan Asyura’

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ إِنِّي أَحْتَسِبَ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَة الَّتِي بَعْدَهُ، وَصِيَامُ يَوْمٍ عَاشُورَاء إِنِّي أَحْتَسِبُ على الله أن يكفر السنة التي قبله.

Artinya:

“Puasa hari Arafah, sungguh aku menetapkan atas nama Allah bisa menghapus dosa tahun yang sebelumnya dan tahun setelah-nya. Dan puasa hari Asyura’ aku menetapkan atas nama Allah bisa menghapus dosa sebelumnya, (Shahih: Diriwayatkan Imam at Tirmidzi dalam Sanatnya dan lihat Shahihul Jami’, no. 3853).

5. Puasa Ramadhan

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

Artinya:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan (dengan penuh) ke-imanan dan mengharap pahala (dari Allah), niscaya akan di-ampuni dosanya yang telah lalu, ( Shahih: Diriwayatkan Imam Bukhari dalam Shahinya, no. 1900; Imam Muslim dalam Shahinya, no. 760 dan lihat Shahihul jami, no. 6440).

6. Haji Mabrur

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُتْ وَلَمْ يَفْسُقُ رَجَعَ كَيَوْمٍ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ.

Artinya:

“Barangsiapa yang menunaikan haji karena Allah, lalu ia tidak berkata keji dan berbuat fasik, maka ia akan disucikan dosa-dosa-nya sebagaimana keadaannya ketika ia dilahirkan oleh ibunya, ( Shahinya: Diriwayatkan Imam Bukhari dalam Shahinya.no.1521 dan Imam Muslim dalam Shahinya, no. 1350).

Dalam suatu riwayat dikatakan,

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءً إلَّا الْجَنَّةُ.

Artinya:

“Umrah yang satu ke umrah berikutnya menghapuskan dosa-dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balas annya selain surga. (Shahih: Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Shahinya, no. 1773; Imam Muslim dalam Shahinya, no. 3289 serta lihat Shahihul Jami, no. 3170).

7. Membebaskan orang yang kesulitan bayar utang.

Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

كَانَ رَجُلٌ يُدَايِنُ النَّاسُ فَكَانَ يَقُولُ لِفَتَاهُ: إِذا أَتَيْتَ مُعْسِرًا فَتَجاوز عَنْهُ لَعَلَّ اللَّهُ يَتَجَاوَزُ عَنَّا فَلِقَى اللَّهُ فَتَجَاوَزَ عَنْهُ.

Artinya:

“Ada seorang laki-laki yang suka memberikan pinjaman orang-orang, lalu dia berkata kepada pelayannya, ‘Jika seorang yang kesusahan datang kepadamu, maka berilah kemudahan kepada-nya, semoga Allah memberi kemudahan kepada kita. Кети-dian dia bertemu dengan Allah (meninggal), maka Allah pun memberi kemudahan kepadanya, (Shahih: Diriwayatkan Imam Bukhari dalam Shahinya, no. 2078 dan Imam Muslim dalam Shahinya, no. 1562).

8. Sabar terhadap ujian.

Allah Subhanahu Wata’ala  berfirman dalam hadits Qudsy:

إِذَا ابْتَلَى اللهُ العَبْدَ المُسْلِمَ بِبَلَاءٍ فِي جَسَدِهِ قَالَ اللَّهُ : اكْتُبْ لَهُ صَالِحَ عَمَلِهِ فَإِنْ شَفَاهُ غَسْلَهُ وَ طَهَّرَهُ وَ إِنْ قَبَضَهُ غَفَرَ لَهُ وَ رَحِمَهُ.

Artinya:

“Jika Allah menguji hamba Muslim pada jasadnya, maka Allah berfirman, Tulislah baginya amal salehnya, bila sembuh mem-bersihkan dan mencucinya dan bila mati Allah mengampuni-nya dan merahmatinya,( Lihat Sahihul Jami Saghir, no. 258).

9. Memperbanyak Sujud

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

عَلَيْكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ لِلَّهِ فَإِنَّكَ لَا تَسْجُدُ لِلَّهِ سَجْدَةً إِلَّا رَفَعَكَ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيئَةً. الله

Artinya:

“Berbanyaklah kalian sujud, karena Allah, tidaklah kalian ber-sujud karena Allah sekali sujud, kecuali Allah akan mengang-katmu dengannya satu derajat dan menghapus dengannya darimu satu kesalahan,( Shahih: Diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahinya., no. 488).

10. Shalat Berjamaah

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ تَوَضَّأَ لِلصَّلَاةِ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ ثُمَّ مَشَى إِلَى الصَّلَاةِ الْمَكْتُوْبَةِ فَصَلَّاهَا مَعَ النَّاسِ أَوْ مَعَ الْجَمَاعَةِ أَوْ فِي الْمَسْجِدِ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوْبَهُ.

Artinya:

“Barangsiapa yang wudhu untuk shalat dan memperbaiki wu-dhunya, kemudian dia berjalan menuju shalat wajib, lalu dia menunaikannya bersama orang-orang atau secara berjama’ah atau di masjid, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.( Shahih: Diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahinya, no. 232).

11. Berjalan Menuju Shalat

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خُطُوَاتُهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً.

Artinya:

“Barangsiapa yang bersuci di rumahnya, kemudian dia ber-jalan menuju salah satu rumah Allah untuk menunaikan salah satu yang difardhukan Allah. Maka langkah-langkah kakinya: yang satu menghapus dosa dan yang lainnya mengangkat derajatnya. ( Shahih: Diriwayatkan Imam Bukhari dalam Shahinya, no. 647 dan Imam Muslim dalam Shahinya, no. 649 dan 666).

REFERENSI:

Di Tulis Oleh: Zainal Abidin bin Syamsuddin

Diringkas Oleh: Usman.

Diambil dari Buku: Ya Allah Ampuni Aku, Bertaubat Sebelum Terlambat. / Pustaka Imam Bonjol.

Baca juga artikel:

Bahaya Berbagai Macam Fitnah

Hukum Seputar Qurban

Bagikan:

Artikel Terkait

Sunnah Yanag Terlupakan Amalan Kecil Berpahala Besar
Adab 02/09/2026

Sunnah yang Terlupakan: Amalan Kecil Berpahala Besar

Sunnah yang Terlupakan: Amalan Kecil Berpahala Besar Pendahuluan Segala puji bagi Allah yang telah menyempurnakan agama ini dengan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarga, sahabat, dan seluruh orang yang mengikuti petunjuk beliau hingga hari kiamat. Dalam kehidupan seorang Muslim, Sunnah Rasulullah merupakan pedoman utama setelah Al-Qur’an. Namun, seiring […]

sepuluh karakter pendidik sukses
Tarbiyah 22/08/2026

Sepuluh Karakter Pendidik Sukses

Sepuluh Karakter Pendidik Sukses – Sesungguhnya segala pujian hanyalah milik Allah Ta’ala semata. Kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan meminta ampun kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah Ta’ala dari keburukan diri-diri kami dan kejelekan amal-amal perbuatan kami. Barang-siapa diberi hidayah oleh Allah niscaya tiada seorangpun yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa disesatkan oleh Allah niscaya tiada seorangpun yang […]

LAZ Kunci Kebaikan

Dana yang disalurkan melalui LAZ Kunci Kebaikan hanya bersumber dari dana halal, tidak bertujuan untuk pencucian uang, terorisme, maupun tindakan kejahatan lainnya.

Legalitas LAZ

Izin Kanwil nomor:
...........................

QRIS Zakat

ZAKAT YKK

Rek. BSI

8643916700

a.n. Zakat YKK

Wajib Konfirmasi ke:

Bpk. Heri Setiawan, S.Pd.
(0822-6666-0856)

Tanpa konfirmasi, dianggap sedekah biasa.

QRIS Zakat

PEDULI SESAMA YKK

Rek. BSI

4557498470

a.n. Peduli Sesama YKK

(Tanpa konfirmasi digunakan untuk program-program LAZ)

Donasi khusus tidak akan dipotong jasa penyaluran.

Sekretariat:

Kompleks Ponpes Darul-Qur'an Wal-Hadits, Jl Tuanku Imam Bonjol, Bunga Mayang, Peracak, OKU Timur, Sumsel (32315)

Klik: Google Map