Skip to content

Hikmah di Balik Musibah dan Pentingnya Ruqiyah Syar’iyyah

Khoirul Anam
3 menit baca
Hikmah di Balik Musibah dan Pentingnya Ruqiyah Syar’iyyah

Hikmah di Balik Musibah dan Pentingnya Ruqiyah Syar’iyyah

Musibah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setiap orang, baik yang beriman maupun yang lalai, pasti akan mengalaminya. Dalam buku Hikmah di Balik Musibah dan Ruqiyah Syar’iyyah, Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas menjelaskan bahwa musibah bukan sekadar peristiwa menyedihkan, tetapi memiliki makna dan hikmah besar bagi seorang Muslim yang memahaminya dengan iman dan ilmu.

Musibah sebagai Ujian Keimanan

Islam mengajarkan bahwa musibah adalah ujian dari Allah untuk mengukur keimanan hamba-Nya. Melalui ujian tersebut, akan terlihat siapa yang bersabar, bertawakal, dan tetap berada di atas ketaatan, serta siapa yang berkeluh kesah dan berpaling dari Allah. Musibah bukan tanda kebencian Allah, melainkan bisa menjadi bentuk kasih sayang-Nya agar seorang hamba kembali kepada jalan yang benar.

Hikmah di Balik Musibah

Dalam buku tersebut dijelaskan beberapa hikmah penting di balik musibah, di antaranya:

1. Penghapus dosa – Musibah dapat menggugurkan dosa-dosa seorang hamba jika ia bersabar dan mengharap pahala dari Allah Subhanahu Wata’ala. Dalam sebuah hadits:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاه

Artinya; Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Tidaklah seorang muslim yang ditimpa musibah, baik berupa rasa lelah, rasa sakit, rasa hawatir, rasa sedih atau rasa gelisah sampaipun duri yang melukainya maka Allah akan menghapus dosa-dosanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Peningkat derajat – Bagi orang beriman, musibah dapat menjadi sebab diangkatnya derajat di sisi Allah.

3. Pengingat akan kelemahan manusia – Musibah menyadarkan manusia bahwa ia lemah dan sangat membutuhkan pertolongan Allah.

4. Sarana kembali kepada Allah – Banyak orang baru memperbaiki ibadahnya setelah ditimpa musibah.

Dengan memahami hikmah ini, seorang Muslim tidak akan memandang musibah semata-mata sebagai penderitaan, tetapi sebagai sarana perbaikan diri dan pendekatan kepada Allah. Ruqiyah Syar’iyyah sebagai Bentuk Ikhtiar.

Selain membahas musibah, Ustadz Yazid juga menekankan pentingnya ruqiyah syar’iyyah sebagai bentuk pengobatan dan perlindungan yang sesuai dengan tuntunan Islam. Ruqiyah syar’iyyah adalah bacaan doa dan ayat-ayat Al-Qur’an yang shahih, digunakan untuk memohon kesembuhan dari penyakit, gangguan jin, atau dampak sihir, dengan tetap meyakini bahwa Allah-lah satu-satunya yang menyembuhkan.

Ruqiyah bukanlah praktik mistis atau perdukunan, melainkan ibadah yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Pelaksanaannya harus bebas dari jimat, mantra yang tidak jelas, dan keyakinan menyimpang.

Sikap yang Benar Saat Ditimpa Musibah:

Buku ini juga mengajarkan sikap yang seharusnya dimiliki seorang Muslim ketika menghadapi musibah, yaitu:

  1. Sabar dan tidak berputus asa
  2. Ridha terhadap ketetapan Allah
  3. Berdoa dan bertawakal
  4. Mengambil sebab yang dibenarkan syariat, termasuk ruqiyah syar’iyyah dan pengobatan medis

Penutup

Musibah dan ujian hidup bukanlah akhir dari segalanya. Dengan pemahaman yang benar, seorang Muslim akan melihat musibah sebagai jalan menuju kedewasaan iman. Melalui kesabaran, doa, dan ruqiyah syar’iyyah yang sesuai syariat, seorang hamba dapat menghadapi ujian hidup dengan tenang dan penuh harapan kepada rahmat Allah.

REFERENSI:

Buku karya Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas ini menjadi pengingat penting agar kaum Muslimin tidak salah dalam memandang musibah dan tidak keliru dalam mencari solusi, tetapi tetap berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah.

Diringkas oleh : Aerin Renata ( santriwati pengabdian pkbm mia)

Dari : Baturaja

Penulis : Ustad Yazid Abdul Qodir Jawass

Judul buku : Hikmah di balik musibah dan ruqiyah syar’iyyah

Penerbit : pustaka imam Syafi’i

Baca juga artikel:

Mensyukuri Nikmat Lisan

Hukum Shalat Malam di Bulan Ramadhan

Bagikan:

Artikel Terkait

SEBAB-SEBAB YANG MENGUATKAN CINTA KARENA ALLAH
Adab 24/10/2026

SEBAB-SEBAB YANG MENGUATKAN CINTA KARENA ALLAH

SEBAB-SEBAB YANG MENGUATKAN CINTA KARENA ALLAH Seseorang mungkin saja mencintai orang lain karena hartanya, kecantikannya, kekayaannya, kedudukannya, nasabnya, atau karena kepentingan pribadi, ambisi duniawi, dan materi yang fana. Cinta yang seperti ini adalah cinta yang semu dan labil, tidak ada kebaikan didalamnya dan tidak pula membawa pelakunya kepada kebaikannya. Cinta yang seperti ini juga tidak […]

Mahalnya Jiwa Seorang Muslim
Adab 22/10/2026

MAHALNYA JIWA SEORANG MUSLIM

MAHALNYA JIWA SEORANG MUSLIM Abdullah bin Mas’ud adalah termasuk seorang sahabat yang mulamula masuk Islam, ikut Perang Badar, pelayan Nabi, sahabat yang bagus suara-Nya ketika membaca al-Qur’an, dan termasuk sahabat yang alim dan menjadi rujukan manusia. Beliau banyak memiliki keistimewaan. Di antara-Nya, pada suatu ketika, beliau memanjat pohon; karena betisnya kecil, beliau terombang-ambing oleh angin […]

LAZ Kunci Kebaikan

Dana yang disalurkan melalui LAZ Kunci Kebaikan hanya bersumber dari dana halal, tidak bertujuan untuk pencucian uang, terorisme, maupun tindakan kejahatan lainnya.

Legalitas LAZ

Izin Kanwil nomor:
337 Tahun 2026 (29 Juli 2026 )

QRIS Zakat

ZAKAT YKK

Rek. BSI

8643916700

a.n. Zakat YKK

Wajib Konfirmasi ke:

Bpk. Heri Setiawan, S.Pd.
(0822-6666-0856)

Tanpa konfirmasi, dianggap sedekah biasa.

QRIS Zakat

PEDULI SESAMA YKK

Rek. BSI

4557498470

a.n. Peduli Sesama YKK

(Tanpa konfirmasi digunakan untuk program-program LAZ)

Donasi khusus tidak akan dipotong jasa penyaluran.

Sekretariat:

Kompleks Ponpes Darul-Qur'an Wal-Hadits, Jl Tuanku Imam Bonjol, Bunga Mayang, Peracak, OKU Timur, Sumsel (32315)

Klik: Google Map