Skip to content

Jujur: Permata Berharga Yang Kian Langka

ykkokut
4 menit baca
jujur permata berharga yang kian langka

Jujur: Permata Berharga Yang Kian Langka – Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bil huda wadinil haqq, liyudzhirahu ’aladdini kullihi, wakafa billahi syahiidaa. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna muhammadarrasulullah. Allahumma shalli ’ala sayyidina muhammadin wa ’ala alihi washahbihi ajma’in.” “Segala puji milik Allah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan hidayah dan Agama yang benar, untuk memenangkannya atas semua agama lainnya, dan cukuplah Allah sebagai saksi. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah berikan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad serta kepada keluarga dan sahabatnya, semuanya.”

Allah Ta’ala berfirman :

{يۤأَ ايهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَكُونُوا۟ مَعَ ٱلصَّادِقِينَ }

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar”. [QS. At-Taubah: 119]

Bebarapa poin Faedah dari tafsir al Imam as Sa’diy rahimahullah :

– Orang yang beriman adalah Beriman kepada Allah dan perkara-perkara yang Allah wajibkan untuk diimani.
– Kewajiban menjalankan konsekwensi iman yaitu bertaqwa kepada Allah
– Dan juga untuk jujur
– macam jujur ; jujur dalam Ucapan, Perbuatan dan Keadaan
– Termasuk jujur ( hati) yaitu bebas dari niat dan maksud yang jelek dan berhias dengan tulus ikhlas dan niat yang baik.
– Karena kejujuran mengantar kepada kebaikan, dan kebaikan mengantar kepada Surga.
– Berarti Jujur pastilah mujur alias beruntung, perhatikan Firman Allah Subhanahu Wata’ala:

{ قَالَ ٱللَّهُ هَـٰذَا يومُ ينفَعُ ٱلصَّـٰدِقِينَ صِدقُهُمۡۚ  لَهُم جَنَّات تَجرِي مِن تحتِهَا ٱلأَنهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَاۤ أَبَداۖ رَّضِیَ ٱللَّهُ عَنهُم وَرَضُوا۟ عَنهُۚ ذَٰلِكَ ٱلفَوزُ ٱلعَظِمُ}

Artinya: Allah berfirman : “Ini adalah hari yang bermanfaat kejujurannya bagi orang-orang yang jujur. Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar”. (QS. Al-Maidah: 119)

Perhatikan petunjuk berikut :

– Dalam hadits Abdullah Ibnu Mas’ud, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يهْدِى إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

Artinya: “Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (HR. Muslim (2607)

– Begitu pula dalam hadits dari Al Hasan bin ‘Ali Radhiyallahu Anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

                       دَعْ مَا يَرِيبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيبُكَ فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ        

Artinya: “Tinggalkanlah yang meragukanmu pada apa yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran akan menenangkan jiwa, sedangkan dusta (bohong & tipu-tipu) akan menggelisahkan jiwa.” (HR. Tirmidzi (2518) dan Ahmad 1/200, dishahihkan Al Albani).

– Berhati-hatilah dari penyakit bohong dan dusta yang merupakan tanda orang-orang munafik
– Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ

Artinya: “Tanda munafik ada tiga : jika berkata, ia dusta; jika berjanji, ia mengingkari; dan jika diberi amanat, ia khianat.” (HR. Al-Bukhari (33))

– Sementara realita nampak bakwa dunia tipu-tipu sudah menjadi hal biasa, nuasa manipulasi dalam berinteraksi telah banyak mendominasi, coreng-moreng kebohongan & kedustaan telah mewarnai, bahkan tak sedikit orang yang mulai punya prinsip bahwa “kalau jujur akan hancur” bukan lagi memegangi komitmen bahwa “jujur pasti akan mujur alias beruntung”.

Sampai-sampai Bisyr Al Haafi berkata,

من عامل الله بالصدق، استوحش من الناس

Artinya: “Barangsiapa yang berinteraksi dengan Allah dengan penuh kejujuran, maka dia terasingkan dari manusia.” (Mukhtashor Minhajil Qoshidin, 417. Cet. Darul Faiha’i).

– Memang kejujuran bagai permata berharga yang kini kian langka karena sudah sedemikian pudar dan sirna dari pribadi-pribadi manusia. Nas’alullooha assalamah wal ‘afiyah.
Diantara sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam:

سيأتي على الناس سنوات خداعات يصدق فيها الكاذب، ويكذب فيها الصادق، ويؤتمن فيها الخائن، ويخون فيها الأمين، وينطق فيها الرويبضة، قيل: وما الرويبضة؟ قال: الرجل التافه في أمر العامة” رواه ابن ماجه وأحمد

Artinya: “Akan datang menimpa manusia adanya tahun-tahun penuh tipu daya, kala itu pendusta justru dibenarkan/dipercaya, orang yang jujur justru didustakan, dipercayakan amanah kepada pengkhianat, dan justru dikhianati orang yang jujur, dan saat Ruwaibidhah ikut turut berbicara.” Lalu beliau ditanya, “Apakah al-ruwaibidhah itu?” Beliau menjawab,“Orang-orang bodoh yang ikut mengurusi urusan umum/publik ” ( HR. Ahmad, Ibnu Majah dishahihkan Al Albani dalam shohih Ibnu Majah (3277)

– Ujian yang terkadang tidak ringan untuk orang-orang yang jujur, namun berbahagialah karena pasti Allah memenuhi janji-Nya diantaranya bagi laki-laki dan wanita yang jujur Allah siapkan baginya ampunan dan ganjaran pahala yang besar… Allah Ta’ala berfirman:

{ إِنَّ ٱلمُسلِمِينَ وَٱلمُسلِمَـٰتِ وَٱلمُؤمِنِينَ وَٱلمُؤمِنَـٰتِ وَٱلقَـٰنِتِينَ وَٱلقَـٰنِتَـٰتِ وَٱلصَّـٰدِقِينَ وَٱلصَّـٰدِقَـٰتِ وَٱلصَّـٰبِرِينَ وَٱلصَّـٰبِرَٰتِ وَٱلخَـٰشِعِينَ وَٱلخَـٰشِعَـٰتِ وَٱلمُتَصَدِّقِينَ وَٱلمُتَصَدِّقَـٰتِ وَٱلصَّـٰۤىمِينَ وَٱلصَّـٰۤىِٕمَـٰتِ وَٱحَـٰفِظِينَ فُرُوجَهُم وَٱلحَـٰفِظَـٰتِ وَٱلذَّٰكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرا وَٱلذّكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغفِرَة وَأَجرًا عَظِما }

Artinya: “Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang jujur , laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” [QS. Al-Ahzab: 35]

– Minimal duhai bahagianya kala kejujuran membuahkan ketenteraman jiwa

Referensi :

Jum’at 3 Rajab 1446 / 3 Jan. 2025, kajian Abu Abdillah M. Rifa’I, Annisya cinde

BACA JUGA :

Bagikan:

Artikel Terkait

Kita Itu Bersaudara
Akhlak 15/01/2026

Kita Itu Bersaudara

Kita Itu Bersaudara Hadits Arbain 35. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: «لاَ تَحَاسَدُوا، وَلاَتَنَاجَشُوا، وَلاَ تَبَاغَضُوا، وَلاَ تَدَابَرُوا، وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ، وَكُوْنُوا عِبَادَ اللهِ إِخوَاناً. المُسْلِمُ أَخُو المُسْلِمِ، لاَ يَظْلِمُهُ، وَلاَ يَخذُلُهُ، وَلَا يَكْذِبُهُ، وَلَايَحْقِرُهُ. التَّقْوَى هَاهُنَا -وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ- بِحَسْبِ امْرِىءٍ مِنَ […]

Tetap Berbagi Meski Sedikit
Adab 02/01/2026

Tetap Berbagi Meski Sedikit

TETAP BERBAGI MESKI SEDIKIT Sebagaimana hukum amaliah pada umumnya, aktivitas ekonomi Islam juga terbagi dalam tingkatan-tingkatan. Di tataran wajib, umat mengenal zakat, yaitu ketika seorang muslim memiliki harta mencapai nisab dan telah mencukupi haul, maka dia wajib mengeluarkan zakat 2,5%. Potongan harta tersebut, harus disalurkan kepada mustahiq zakat. Berikutnya, ada sedekah. Meski tergolong amalan sunnah, […]

LAZ Kunci Kebaikan

Dana yang disalurkan melalui LAZ Kunci Kebaikan hanya bersumber dari dana halal, tidak bertujuan untuk pencucian uang, terorisme, maupun tindakan kejahatan lainnya.

Legalitas LAZ

Izin Kanwil nomor:
...........................

QRIS Zakat

ZAKAT YKK

Rek. BSI

8643916700

a.n. Zakat YKK

Wajib Konfirmasi ke:

Bpk. Heri Setiawan, S.Pd.
(0822-6666-0856)

Tanpa konfirmasi, dianggap sedekah biasa.

QRIS Zakat

PEDULI SESAMA YKK

Rek. BSI

4557498470

a.n. Peduli Sesama YKK

(Tanpa konfirmasi digunakan untuk program-program LAZ)

Donasi khusus tidak akan dipotong jasa penyaluran.

Sekretariat:

Kompleks Ponpes Darul-Qur'an Wal-Hadits, Jl Tuanku Imam Bonjol, Bunga Mayang, Peracak, OKU Timur, Sumsel (32315)

Klik: Google Map