Skip to content

TAHAJUD DAN QIYAMULLAIL

ykkokut
4 menit baca
tahajud-dan-qiyamullail

Pertama : Pengertian Shalat Tahajud

Dikatakan (dalam bahasa Arab), artinya, laki-laki tidur pada malam hari. Dan juga bermakna dia melakukan shalat malam hari. Adapun orang bertahajud (mutahajjid) ialah orang yang bangun dari tidurnya untuk mendirikan shalat.

Kedua: Hukum Shalat Tahajud

Shalat tahajud hukumnya sunnah mu’akkad; berdasarkan al-Qur’an, as-Sunnah, dan Ijma’ umat.  Allah berfirman mengenai sifat Ibad Ar-rahman (hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih),

والذين يبيتون لربهم سجدا وقيما

“Dan orang-orang yang melalui malam hari dengan bersujud berdiri untuk Rabb Mereka.”(Al-Furqan:64)

Dia juga berfirman tentang sifat orang yang bertakwa,

كانو قليلا من اليل ما يهجعون.  وباالأسحار هم يستغفرون

Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan di akhir akhir mereka memohon ampun kepada Allah(Adz-Dzyariyat:17-18)

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:

ومن اليل فسبحه وأدبر السجود

“Dan bertasbihlah kamu kepadaNya di malam hari  dan setiap shalat “(Qaf: 40)”

Tiga : Keutaman Qiyamullail [Shalat Sunnah Malam]

Keutamaan Qiyamul itu sangat besar; karena berapa hal:

  1. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sangat memperhatikan Qiyamullail sehingga kedua telapak kaki beliau pecah-pecah (karena bengkak). Beliau sangat bersungguh-sungguh melakukan Qiyamul

Dari Aisyah Radhiyallahu Anha berkata:

“Bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam (giat ) melakukan Qiyamul sehingga kedua telapak kaki beliau pecah-pecah, maka Aisyah bertanya.’ Mengapa Anda melakukan semua ini wahai Rasullah , padahal Allah telah mengampuni dosa Anda yang telah mengampuni dosa Anda yang telah lalu dan yang akan datang? Beliau menjawab, “(Justru itu), maka apakah aku tidak menjadi seseorang hamba yang banyak bersyukur?.

 Sungguh indah ucapan seseorang sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika dia bersenandung.

Di tengah kami ada Rasulullah

Yang membacakan Kitab Suci-Nya

Apabila fajar telah tersibak memancarkan cahayanya

Pada malam hari lambungnya jauh dari tempat tidurnya

Saat kaum kafir berat(pula) di tempat tidur mereka.

 

  1. Qiyamul merupakan salah satu penyebab terbesar masuk surga

Sungguh indah ucapan seorang penyair, ketika dia bersenandung:

Kelezatan tidur melalaikanmu dari kebaikan hidup

Berikut kebaikan-kebaikan di kamar-kamar Surga

Kau akan hidup abadi. Tidak akan mati di sana

Kau juga merasa nikmat dalam Surga

Beserta bidari-bidari yang cantik

Bangunlah dari tidurmu

Sesungguhnya yang lebih baik tidur

Adalah tahajud dengan membaca Al-Quran

 

  1. orang-orang menjaga Qiyamul adalah orang-orang yang berbuat kebaikan dan berhak mendapatkan limpahan rahmat Allah dan Surga-Nya;

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:

كانوا قليلا من اليل ما يهجعون وبا الأسحار هم يستغفرون

“mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan di akhir –akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah). (QS. Adz-dzyariyat:17-18)

  1. Adab-adab Qiyamuillail
  2. ketika beranjak tidur seorang hendaknya berniat untuk melaksanakan Qiyamuillail
  3. menghilangkan bekas tidur dari wajahnya saat bangun tidur
  4. mengawali tahajudnya dengan dua rakaat ringan
  5. disunnahkan melakukan shalat tahajud (Qiyamuillail) di rumah
  6. kontinuitas (berkesinambungan) melaksanakan Qiyamullail dan tidak memutuskannya.

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Amal yang paling disukai oleh Allah adalah amalan yang dikerjakan pemiliknya secara berkesinambungan, meskipun sedikit.

  1. Jika seseorang mengantuk, sebaiknya dia meninggalkan shalat dan tidur sehingga rasa kantuk hilang darinya
  2. Dianjurkan baginya untuk membangunkan keluarganya, karena nabi biasa melakukan shalat malam. Lalu apabila beliau mengerjakan witir, beliau bersabda kepada Asyiah

bangunlah dan kerjakanlah shalat witir, wahai Asyiah.”

  1. Orang yang melaksanakan shalat tahajud hendaknya membaca satu juz Al-qur-an atau lebih atau kurang dari itu menurut dianggapnya ringan di sertai dengan tadabur atas ayat-ayat yang dibacanya

 

Hadist hadist nabi telah menunjukkan semua ini. Dari Abdullah bin Mas’ud ia menuturkan,

“aku pernah shalat bersama Rasulullah pada suatu malam di mana beliau berdiri cukup lama, sehingga aku berniat buruk.’ Ada yang bertanya.’ Anda berniat apa saat itu? ‘. Aku berniat  untuk duduk dan meninggalkan beliau.’

  1. Sekali boleh shalat secara berjamaah dalam shalat sunnah malam: karena nabi secara berjamaah dan pernah pula shalat sendirian . tetapi pada umumnya beliau melakukan shalat sunnah sendirian

Nabi pernah shalat sunnah berjamaah bersama

  • Hudzaifah sekali
  • Ibnu Abas sekail
  • Anas dan ibunya serta seorang anak yatim sekali
  • Dengan Ibnu Mas’ud sekali. Dengan Auf bin Malik sekali
  • Beliau juga pernah shalat bersama Anas dan ibunya serta Ummu Haram, bibis Anas sekali
  • Juga pernah shalat bersama Annas Bin Malik dan Abu bakar sekali.
  • Serta beliau juga pernah mengimami para sahabat beliau di rumah Utsman sekali
  1. Lama berdiri disertai banyak rukuk dan sujud

“Hendaklah kamu memperbanyak sujud kepada Allah; karena sesungguhnya tidaklah

Kamu bersujud kepada Allah sekali Allah akan mengekalkanmu dengan sujud itu satu derajat dan menggugurkan darimu dengannya satu kesalahan.

Referensi:

Rahasia Qiyamuil Lail//karya: Dr.Sa’id Ali bin Whaf Al-Qathani//Darull Haq//Rahmadan1438H//Juni 2017M//

Diringkas oleh : Aimar (Pelajar Ponpes Darul-Qur’an Wal-Hadits OKU Timur)

 

Artikel lainnya:

Agar Jauh dari Sikap Durhaka Kepada Kedua Orang Tua

Bagaiman Kedudukan Ilmu Umum dibandingkan dengan Ilmu Syar’i

Bagikan:

Artikel Terkait

amalan mengangkat derajat di surga
Fiqh 28/02/2026

16 Amalan yang Dapat Mengangkat Derajat di Surga

16 Amalan yang dapat mengangkat Derajat di Surga – Seseorang masuk surga karena rahmat Alloh. Dalam hadis Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhu disebutkan sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam: لَا يُدْخِلُ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ، وَلَا يُجِيرُهُ مِنَ النَّارِ، وَلَا أَنَا إِلَّا بِرَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ Artinya: “Tidak ada amalan seorangpun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan […]

Kesalahan Dalam Berwudhu
Fiqh 26/02/2026

KESALAHAN DALAM BERWUDHU’

KESALAHAN DALAM BERWUDHU’ Wudhu’ merupakan salah satu syarat sah shalat. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman: يأيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu […]

LAZ Kunci Kebaikan

Dana yang disalurkan melalui LAZ Kunci Kebaikan hanya bersumber dari dana halal, tidak bertujuan untuk pencucian uang, terorisme, maupun tindakan kejahatan lainnya.

Legalitas LAZ

Izin Kanwil nomor:
...........................

QRIS Zakat

ZAKAT YKK

Rek. BSI

8643916700

a.n. Zakat YKK

Wajib Konfirmasi ke:

Bpk. Heri Setiawan, S.Pd.
(0822-6666-0856)

Tanpa konfirmasi, dianggap sedekah biasa.

QRIS Zakat

PEDULI SESAMA YKK

Rek. BSI

4557498470

a.n. Peduli Sesama YKK

(Tanpa konfirmasi digunakan untuk program-program LAZ)

Donasi khusus tidak akan dipotong jasa penyaluran.

Sekretariat:

Kompleks Ponpes Darul-Qur'an Wal-Hadits, Jl Tuanku Imam Bonjol, Bunga Mayang, Peracak, OKU Timur, Sumsel (32315)

Klik: Google Map