Skip to content

Apakah Bayi Bisa Melihat Jin?

Khoirul Anam
4 menit baca
APAKAH BAYI BISA MELIHAT JIN

APAKAH BAYI BISA MELIHAT JIN?

SOAL

اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ‎

Apa benar seorang Balita  itu bisa melihat mahkluk gaib? Kdg saya bingung menyikapinya terus apabila ada Balita yg menangis sampek lihat2 ke atas itu apakah Balita tersebut diganggu oleh syaiton?

Yani, Belitang

JAWABAN

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Bismillah. Alhamdulillah washshalatu wassalam ‘ala Rasulillah.

Seorang bayi atau seorang manusia pada dasarnya tidak bisa melihat jin dengan wujud aslinya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

{يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ}

“Wahai anak keturunan Adam! Janganlah kalian ditipu oleh setan sebagaimana dia telah mengeluarkan kedua orang tua kalian dari surga. Dia menanggalkan dari mereka pakaian mereka berdua untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sesungguhnya dia dan pengikut-pengikutnya melihat kalian dimana kalian tidak melihat mereka. Sesungguhnya kami telah menjadikan setan-setan sebagai wali-wali untuk orang-orang yang tidak beriman.” (QS Al-A’raf: 27)

Adapun ketika mereka menampakkan diri kepada sebagian manusia dan tidak menampakkan kepada manusia yang lain atau berubah wujud menjadi bentuk yang bisa dilihat oleh manusia, baik berubah bentuk menjadi manusia, hewan atau yang lainnya, maka itu bisa dilakukan oleh jin sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْجِنُّ عَلَى ثَلاَثَةِ أَصْنَافٍ: صِنْفٌ كِلاَبٌ وَحَيَّاتٌ، وَصِنْفٌ يَطِيرُونَ فِي الْهَوَاءِ، وَصِنْفٌ يَحُلُّونَ وَيَظْعَنُونَ.

“Jin itu ada tiga jenis, (yaitu): jenis berupa anjing-anjing dan ular-ular, jenis yang mereka terbang di udara dan jenis yang mereka menetap dan berjalan.”[1]

Di dalam hadits Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu ketika beliau menjaga baitul-mal, beliau menanggap pencuri yang berwujud manusia. Setelah tiga malam dan dilepaskan oleh Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya:

أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ تَعْلَمُ مَنْ تُخَاطِبُ مُنْذُ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ: لاَ قَالَ ذَاكَ شَيْطَانٌ.

“Sesungguhnya dia itu sudah jujur kepadamu, padahal dia adalah pendusta. Apakah kamu tahu dengan siapa  kamu berbicara selama tiga malam ini, wahai Abu Hurairah?” Dia berkata, “Tidak tahu.” Beliau mengatakan, “Dia adalah setan.”[2]

Jadi, selama tiga malam Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu tidak tahu jika yang datang itu adalah seorang jin.

Dan berdasarkan pengalaman dan kabar-kabar yang terpercaya kita bisa mengetahui bahwa jin juga bisa berubah wujud menjadi sosok yang sering disebut dengan hantu, monster dan lainnya. Dia juga bisa menampakkan diri kepada sebagian orang dan tidak menampakkan kepada yang lain dan jin juga bisa membuat ilusi pada mata seseorang.

Mengenai pertanyaan Saudari, Apabila ada Balita yg menangis sampek lihat2 ke atas itu apakah Balita tersebut diganggu oleh syaiton?” maka kami katakan bahwa kita tidak bisa memastikan hal tersebut, karena yang dialami oleh seorang bayi bisa jadi hanya sekedar halusinasi atau sugesti, atau bahkan mimpi yang terbawa ke dunia nyatanya. Meskipun kita katakan bahwa bisa saja Balita tersebut melihat jin dan kita yakin bahwa jin tersebut tidak akan bisa membahayakannya kecuali dengan izin Allah.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

{ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ }

“Dan tidaklah mereka bisa  membahayakan dengannya kepada seseorang kecuali dengan izin  Allah.” (QS Al-Baqarah: 103)

Dan jin juga makhluk yang lemah di hadapan Allah, sehingga kita tidak perlu takut kepadanya dan kita haruslah takut hanya kepada Allah.

{ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا }

“Sesungguhnya tipu daya setan itu sangatlah lemah.” (QS An-Nisa: 76)

 

Apa yang seharusnya Saudari lakukan?

  1. Jauhkan pembicaraan tentang hantu dan hal-hal yang menakutkan dari anak Balita tersebut dan ajarkan ketakutan yang benar hanyalah kepada Allah subhanahu wa ta’ala
  2. Bacalah Al-Qur’an di rumah Balita tersebut dengan rutin, dan juga rumah tersebut harus sering dipakai untuk beribadah, seperti: shalat dan membaca zikir-zikir serta zikir pagi petang. Dan yang paling baik adalah membacakan rumah tersebut surat Al-Baqarah, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فِي بُيُوتِكُمْ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لا يَدْخُلُ بَيْتًا يُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ.

“Bacalah oleh kalian surat Al-Baqarah di rumah-rumah kalian! Sesungguhnya setan tidak masuk ke dalam rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.”[3]

  1. Ruqyah-lah anak tersebut dengan membaca doa:

بِسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ، مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ أَوْ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيكَ.

“Dengan nama Allah saya me-ruqyah-mu dari segala sesuatu yang mengganggumu, dari segala jiwa atau ‘ain atau yang hasad. Mudah-mudahan Allah menyembuhkanmu. Dengan nama Allah saya me-ruqyah-mu.”[4]

Begitu pula me-ruqyah dengan membaca surat Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Nas.

  1. Diktekan dan ajarkan kepada anak Balita tersebut surat Al-Fatihah, dan surat-surat pendek lainnya, meskipun dia belum bisa membacanya. Ini sangat membantu dengan izin Allah untuk memudahkannya menghafal Al-Qur’an di kemudian hari.

Demikian. Mudah-mudahan kita semua bisa meningkatkan keimanan dan ketakutan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan bergantung serta berlindung hanya kepada-Nya. Amin.

Wallahu a’lam bishhawab. Billahittaufiq.

Dijawab oleh:

Ust. Said Yai Ardiansyah, M.A.

  • Direktur Ponpes Darul-Qur’an Wal-Hadits OKU Timur
  • Ketua Yayasan Kunci Kebaikan OKU Timur
  • S1 Alumnus Universitas Islam Madinah, KSA
  • Ustadz Pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Korwil Palembang dan OKU

[1] HR Ibnu Hibban no. 6156 (urutan Ibnu Balaban). Syaikh Syu’aib menyatakan, “Isnad-nya kuat.”

[2] HR Al-Bukhari no. 2311.

[3] HR Al-Hakim dalam Al-Mustadrak no. 2062. Syaikh Al-Albani menyatakan, “Hadits ini isnad-nya hasan.”

[4] HR At-Tirmidzi no. 972 dan Ibnu Majah no. 3523, ini adalah lafaz Ibnu Majah.

Baca juga artikel:

Hukum Pinjaman Asuransi atau Kredit

Mengapa Kita Harus Terus Berdakwah?

Bagikan:

Artikel Terkait

Tanda-Tanda Besar dan Kecil
Aqidah 16/02/2026

Tanda-Tanda Besar dan Kecil

TANDA-TANDA KIAMAT BESAR DAN KECIL Segala puji bagi Allah Ta’ala, Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada seseorang yang bersabda dalam hadits yang diriwayatkan darinya : بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ) قَالَ (:وَضَمَّ السَّبَّابَةَ وَالْوُسْطَى Artinya: “(Masa) diutusnya aku dan (hari terjadinya) Kiamat seperti dua (jari) ini.” (Perawi hadits) berkata, “Dan beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam […]

Allah tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadanya
Aqidah 06/02/2026

Allah tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadanya

Allah tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadanya Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, rabb semesta alam, atas segala nikmatnya. Dia-lah yang menurunkan Al-Qur’an melalui malaikat jibril kepada nabi kita muhammad shalallahu’alaihi wasallam, sebgai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa. Siapa yang diberi petunjuk, maka tidak akan ada yang bisa menyesatkannya dan siapa yang disesatkan […]

LAZ Kunci Kebaikan

Dana yang disalurkan melalui LAZ Kunci Kebaikan hanya bersumber dari dana halal, tidak bertujuan untuk pencucian uang, terorisme, maupun tindakan kejahatan lainnya.

Legalitas LAZ

Izin Kanwil nomor:
...........................

QRIS Zakat

ZAKAT YKK

Rek. BSI

8643916700

a.n. Zakat YKK

Wajib Konfirmasi ke:

Bpk. Heri Setiawan, S.Pd.
(0822-6666-0856)

Tanpa konfirmasi, dianggap sedekah biasa.

QRIS Zakat

PEDULI SESAMA YKK

Rek. BSI

4557498470

a.n. Peduli Sesama YKK

(Tanpa konfirmasi digunakan untuk program-program LAZ)

Donasi khusus tidak akan dipotong jasa penyaluran.

Sekretariat:

Kompleks Ponpes Darul-Qur'an Wal-Hadits, Jl Tuanku Imam Bonjol, Bunga Mayang, Peracak, OKU Timur, Sumsel (32315)

Klik: Google Map