MENGENAL KEKUFURAN

  1. Definisi kufur

Kufur secara bahasa artinya adalah ‘menutupi’

Adapun secara istilah, Kufur adalah tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya baik di sertai dengan mendustakannya maupun tidak.

  1. Jenis kufur

            kufur ada dua jenis: kufur besar dan kufur kecil.

Kufur besar

kufur besar dapat mengeluarkan pelakunya dari agama islam.

Dan kufur besar ada lima macam:

  1. kufur karena mendustakan. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu Wata’ala:

ومن أظلم من ممّن افترى على الله كاذبا او كذّب با الحقّ لمّا جآءه اليس في جهنّم مثوى للكافرين

Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir. (Al- ‘ankabut) [29]: 68).

  1. Kufur karena enggan dan sombong meskipun membenarkannya.

Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu Wata’ala:

وإذقلنا للملائكة اسجدوا لأ دم فسجدوا إلآ إبليس أبى واستكبر وكان من الكافرين

Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat, “sujudlah kamu kepada adam.”Maka sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. (Al-Baqarah [2] 34).

 Kufur karena ragu-ragu, yaitu prasangka.

Dalilnya adalah firman Allah yang artinya:

Dan dia memasuki kebunnya sedang dia zhalim terhadap dirinya sendiri; ia berkata, “aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya. Dan aku tidak mengira hari kiamat itu akan datang. Dan jika sekiranya aku dikembalikan kepada rabbku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada kebun-kebun itu. Kawannya (yang mukmin) berkata kepadanya dan bercakap-cakap dengannya, “apakah kamu kafir kepada rabb yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna? Tetapi aku percaya bahwa Dialah Allah, Rabbku, dan aku tidak akan mempersekutukan seorang pun dengan Rabbku.

( Al-kahfi [18]: 35-38)

  1. Kufur karena berpaling. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu Wata’ala:

والذين كفروا عمّا أنذروا معرضون

Dan orang-orang kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka. (Al-Ahqaf [46}: 3).

 Kufur karena nifaq. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu Wata’ala:

ذلك بأنّهم ءامنوا ثمّ كفرو افطبع على قلوبهم فهم لا يفقهو

Yang demikian itu adaklah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir lagi lalu hati mereka terkunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti. (Al-Munafiqun [63]: 3).

Kufur kecil

            Kufur kecil, yaitu yang tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama islam. Disebut juga dengan kufur amali, yaitu seluruh dosa yang disebutkan dalam al-kitab dan as-sunnah dengan nama kufur namun tidak sampai kepada tingkatan kufur besar, misalnya adalah kufur nikmat yang disebutkan dalam firman Allah Subhanahu Wata’ala:

يعرفون نعمت الله ثمّ ينكرونها وأكثرهم  الكافرون

Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir. (An-Nahl [16]: 83).

termasuk juga perbuatan kufur kecil adalah membunuh seorang muslim sebagaimana sabda rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam:

سباب المسلم فسوق وقتاله كفر

Mencela seoramg muslim adalah kefasikan, sedangkan membunuhnya adalah sebuah kekufuran. (HR. Bukhari dan muslim).

 Dan sabda rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam:

لا ترجعوا بعدي كفّارا يضرب بعضكم رقاب بعض

Janganlah kalian menjadi kafir setelah kematianku, yaitu sebagian kalian memenggal leher sebagian yang lainnya.( HR. Bukhari dan muslim).

 Termasuk juga bersumpah dengan selain nama Allah Subhanahu Wata’ala.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

من خلف بغير الله فقد كفرأو أشرك

Barangsiapa bersumpah dengan selain Allah, maka dia telah berbuat kafir atau syirik. (HR. Tirmidzi, dan dia menghasankannya, dan dishahihkan oleh Al-Hakim).

              Dan Allah masih menyebut para pelaku dosa besar sebagai seorang mukmin, firman Allah Subhanahu Wata’ala:

يأيّها الذين ءا منوا كتب عليكم القصاص في القتلى

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh. (Al-Baqarah [2]:178).

             Berdasarkan ayat diatas,  Allah tidak mengeluarkan pelaku pembunuhan dari golongan yang beriman, bahkan menjadikannya saudara bagi wali orang yang terbunuh (di mana mereka adalah orang-orang yang berhak melakukan qishash),

firman Allah Subhanahu Wata’ala yang artinya:

Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hedaklah yang memaafkan mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah yang diberi maaf membayar diat kepada orang yang memberi maaf dengan cara yang baik pula. (Al-Baqarah [2]: 178).

Yang dimaksud dengan persaudaraan dalam ayat diatas adalah persaudaraan dalam agama.

Perbedaan antara kufur besar dan kufur kecil:

  1. Kufur besar dapat mengeluarkan pelakunya dari agama islam dan menghapuskan pahala agamanya. Sedangkan kufur kecil tidak mengeluarkan pelakunya dari agama islam juga tidak menghapus pahala amalnya, akan tetapi hal itu dapat mengurangi pahalanya sesuai dengan kadar kekufurannya, dan pelakunya tetap mendapat ancaman siksa neraka.
  2. Kufur besar menjadikan pelakunya kekal di neraka, sedangkan kufur kecil jika pelakunya masuk neraka maka dia tidak kekal di dalamnya. Dan bisa jadi Allah mengampuni dosanya sehingga dia tidak jadi masuk neraka.
  3. Kufur besar berakibat darah dan harta pelakunya menjadi halal, sedangkan kufur kecil tidak berakibat darah dan harta menjadi halal.
  4. Kufur besar mengharuskan adanya permusuhan sejati antara pelakunya dan orang-orang beriman. Maka tidak boleh bagi orang beriman untuk mencintai dan setia kepada pelaku kufur meskipun mereka adalah keluarga dekatnya. Adapun kufur kecil tidak menghalangi secara mutlak untuk memberikan kesetiaan padanya, akan tetapi mereka berhak untuk mendapat kecintaan dan kesetiaan sesuai dengan kadar keimananya dan juga di benci sesuai dengan kadar kemaksiatannya.

Wallahu ta’la a’lam bisshowab

Penyusun: Ummu Khaitsamah Nurmimi Haria Putri

Dinukil dari kitab tauhid karangan Syeikh Solih Fauzan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.