Bolehkah Membaca Al-Qur’an Dengan Menyender / Berbaring?

Pertanyaan: assalamu’alaikum ustadz, perkenankan ana bertanya. “begini setiap ana usai sholat ingin membaca Al-Qur’an tetapi ana malas sekali membaca Al-Qur’an dalam posisi duduk. ana lebih nyaman berbaring atau menyender di bantal yang ditumpuk tinggi, dan ketika saya membaca jantung saya berdegup kencang dan nafas tidak beraturan”. pertanyaan nya:
1. apakah hukum membaca alquran sambil berbaring atau menyender?
2. apakah hal tersebut tanda2 ana diganggu jin?

jazakallahu khoiron
Ema, OKU Timur

Jawaban:

1. Boleh membaca Al-Qur’an sambil berbaring atau menyender. Dia masuk ke dalam keumuman firman Allah subhanallahu wa ta’ala

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ (190)
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (191)

“(190) Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
(191) (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Ali Imran: 190-191)

Begitu pula Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah membaca ayat dalam keadaan berbaring.

2. Jika jantung berdegup kencang dan nafas teratur ketika membaca ayat-ayat Al-Qur’an, maka bisa saja itu dikarenakan pengaruh dari jin dan bisa juga tidak.
Jika itu adalah karena pengaruh dari jin, maka terus saja membacanya, insyaallah jin akan keluar dari dalam tubuh biidnillah (dengan izin Allah), dan jika dia bukan karena pengaruh dari jin maka teruskan saja membacanya, karena Al-Qur’an bisa menjadi penyembuh untuk orang-orang yang sakit dan bisa menenangkan hati yang gundah.

Allahu a’lam bishshawab. Billahittaufiq.

 

Dijawab oleh Ustadz Said Yai, MA.
===========================

Tanya Jawab ini di ambil dari Group WA  yang dibimbing oleh:
💧Ust. Said Yai, M.A
💧Ust. Lilik Ibadurrahman, S.Ud
💧Dan Asatidz Lainnya

Dengan meng-klik Link Berikut:
👉🏼🖊 Grup WA Khusus Ikhwan (Laki-laki) 2⃣
https://chat.whatsapp.com/AEu93jKRXOy5aIpVnW4UNm

👉🏼🖍 Grup WA Khusus Akhwat (Wanita)
https://chat.whatsapp.com/EkLUnuBKLu644AQDYfKvXT

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*