Doa-Doa Yang Disunnahkan Untuk Dibaca Jika Seseorang Ingin Terlepas Dari Lilitan Hutang

Mungkin Saudara adalah orang yang sedang terlilit banyak utang. Mungkin Saudara sangat kebingungan untuk mengatasi beban yang sangat berat tersebut. Ingatlah wahai Saudara! Saudara punya Allah Yang Maha Kaya. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Yakinlah kepada Allah dan mintalah kepadanya agar Allah membayarkan utang tersebut dengan segera. Gunakanlah taqwa dan tawakkal untuk menyelesaikan semua permasalahan. Hanya kepada-Nya kita mengadukan segala duka dan lara.

Salah satu cara yang paling mudah dilakukan oleh seseorang agar utangnya terlunasi adalah dengan banyak berdoa. Berikut ini adalah sebagian doa-doa yang disyariatkan untuk dibaca ketika seseorang memiliki utang. Doa-doa tersebut adalah sebagai berikut:

 

DOA PERTAMA

Diriwayatkan dari Suhail, dia berkata, “Dulu Abu Shalih menyuruh kami jika kami akan tidur untuk berbaring ke kanan dan membaca:

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَوَاتِ وَرَبَّ الأَرْضِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَىْءٍ فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَالإِنْجِيلِ وَالْفُرْقَانِ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَىْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ اللَّهُمَّ أَنْتَ الأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَىْءٌ وَأَنْتَ الآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَىْءٌ وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَىْءٌ وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُونَكَ شَىْءٌ اقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ.

“Ya Allah, Pemilik langit-langit dan bumi, Pemilik Arsy yang agung, Pemilik segala sesuatu, Pencipta butir dan biji, Yang menurunkan Taurat, Injil dan Al-Furqan (Al-Qur’an). Saya berlindung kepada-Mu dari segala sesuatu yang Engkau-lah Penarik ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkau-lah Yang Maha Awal dan tidak ada yang sebelum-Mu sesuatu apapun. Engkaulah yang Akhir dan tidak ada setelah-Mu segala sesuatu. Engkau-lah yang Azh-Zhahir (Teratas) dan tidak ada sesuatu apapun berada di atas-MU. Engkau adalah Al-Baathin yang apapun tidak tersembunyi dari-Mu. Selesaikanlah dari kami utang dan cukupkanlah kami dari kefakiran.”[1]

 

DOA KEDUA

عَنْ أَبِي وَائِلٍ ، قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ إِلَى عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، فَقَالَ : أَعِنِّي فِي مُكَاتَبَتِي ، فَقَالَ : أَلا أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ عَلَّمَنِيهِنَّ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لَوْ كَانَ عَلَيْكَ مِثْلُ جَبَلِ صِيرٍ دَيْنًا لأَدَّاهُ اللَّهُ عَنْكَ ؟ قُلِ :

Diriwayatkan dari Abi Wail, dia berkata, “Seorang laki-laki dulu mendatangi Ali radhiallahu ‘anhu dan berkata, ‘Tolonglah saya untuk melunasi utang pelepasan perbudakaanku.’ Beliau berkata, ‘Maukah saya ajarkan kepadamu kata-kata yang Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan kepadaku. Walaupun engkau memiliki utang sebesar gunung Shiir maka Allah akan membebaskanmu dari utang tersebut. Bacalah:

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَنْ مَنْ سِوَاكَ.

‘Ya Allah! Cukupkanlah aku dengan yang Engkau halalkan dari sesuatu yang Engkau haramkan. Dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari siapapun selain-Mu.’.”[2]

 

DOA KETIGA

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, dia berkata, Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Muadz, “Maukah saya ajarkan kepadamu suatu doa yang jika engkau berdoa dengannya, meskipun engkau memiliki sebesar gunung Uhud utang, maka Allah akan menyelesaikannya? Katakanlah ya Mu’adz:

اللّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي اْلمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ، رَحْمَنُ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَرَحِيْمُهُمَا تُعْطِيْهِمَا مَنْ تَشَاءُ وَتَمْنَعُ مِنْهُمَا مَنْ تَشَاءُ، اِرْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِنِيْ بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ.

‘Ya Allah, Pemilik segala kekuasaan. Engkau berikan kekuasaan kepada orang-orang yang Engkau inginkan dan Engkau cabut kekuasaan dari orang yang Engkau inginkan. Engkau memuliakan siapa saja yang Engkau inginkan dan Engkau hinakan siapa saja yang Engkau inginkan. Di tangan-Mu segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Mampu atas segala sesuatu. Engkau Rahman di dunia dan di akhirat dan Rahim di keduanya. Engkau memberikan keduanya kepada yang Engkau inginkan dan Engkau tahan keduanya kepada orang yang Engkau inginkan. Rahmatilah aku dengan rahmat yang mencukupkanku dari Rahmat selain dari-Mu.’.”[3]

Ditulis Oleh : Ustadz Said Yai, MA Hafidzahullah

Demikian tiga doa yang disunnahkan untuk dibaca. Mudah-mudahan Allah mengabulkan apa yang Saudara harapkan. Amin.

[1] HR Muslim.

[2] HR Ahmad, At-Tirmidzi dan Al-Hakim. Syaikh Al-Albani menyatakan hadits ini shahih dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 266.

[3] HR Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Ash-Shaghir. Syaikh Al-Albani menyatakan hadits ini hasan dalam Shahih At-Targhib Wat-Tarhib no. 1821.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.