Doa Berlindung Dari Kefakiran

Doa berlindung dari kefakiran

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي ، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي ، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي ، لاَ إلَهَ إِلاَّ أَنْتَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ وَ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Allôhumma ‘âfinî fî Badanî, Allôhumma ‘âfinî fî Sam’î, Allôhumma ‘âfinî fî Bashorî. Lâilâha illa Anta. Allôhumma innî A’ûdzu bika Minal Kufri wal Faqri, wa A’ûdzu bika min ‘Adzâbil Qobri. Lâilâha illa Anta.

“Ya Alloh, berikanlah keselamatan kepadaku pada tubuhku. Ya Alloh, berikanlah keselamatan kepadaku pada pendengaranku. Ya Alloh, berikanlah keselamatan kepadaku pada penglihatanku. Tidak ada yang berhak disembah secara benar melainkan Engkau. Ya Alloh, aku berlindung kepada-Mu dari (bahaya) kefakiran dan kemiskinan. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada yang berhak disembah dengan benar melainkan Engkau.” (Diucapkan 3x pagi dan sore)[1]

Sumber: Majalah Lentera Qolbu Edisi 04 Tahun 02

[1] HR. Abu Daud IV/ 324, Ahmad V/ 42, An-Nasai dalam Amalul Yaum Wal Lailah no. 22, Ibnu Sunni no. 69, Bukhori dalam Al-Adabul Mufrod. Dinyatakan sanadnya hasan oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdulloh bin Baz dalam Tuhfatul Akhyar ha. 26, disadur dari Doa dan Wirid Pustaka At-Tibyan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.