ALLAH MAHA INDAH

Allah-maha-indah

Banyak orang pergi menghibur hati ke tempat-tempat yang indah disaat liburan.  Mereka terkagum dengan keindahan pemandangan pantai, gunung, air terjun, dan lainnya. Kemudian sebagian orang ingin memindahkan keindahan alam tersebut dirumah-rumah mereka. Mereka membuat taman, air mancur, lukisan-lukisan dan sebagainya sebagian orang ada yang terkagum-kagum dengan keindahan berbagai makhluk ciptaan Allah, baik berupa ketampanan pria, kecantikan wanita, keindahan burung, keelokan bunga, atau lainnya. Namun banyak dari mereka melupakan pemberi dan pencipta keindahan itu, yaitu Allah Al-jamil (yang maha indah). Padahal keindahan semua makhluk adalah bukti nyata sifat maha indah Al-khaliq.

DALIL SIFAT JAMAL (MAHA INDAH) BAGI ALLAH

Al-Jamal (SifatMaha Indah) merupakan satu sifat-sifat yang dimiliki oleh Allah. Allah maha indah didalam dzat-Nya. Nama-Nya, sifat-Nya, perbuatan-Nya, dan Maha Indah dalam segala sesuatu. dan sifat maha indah Allah tidak sama dengan keindahan yang dimiliki oleh makhluk, Karena tidak ada sesuatupun yang serupa persis dengan Allah, baik dalam dzat-Nya, maupun sifat dan perbuatan-Nya.

Diantara dalil dari Al-qur’an tentang sifat al-jamal adalah ayat-ayat yang menerangkan bahwa Allah menciptakan makhluk-Nya dengan sebaik-baiknya. Seperti firman Allah :

الذى احسن كل شئ خلقه, وبدأ خلق الإ نسن من طينٍ

(Allah) yang membuat segala sesuatu yang diaciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah. (Q.S As-Sajadah/32:7)

Sifat al-jamal (indah) bagi Allah juga ditunjukkan dengan nama Allah, Al-jamil (yang mahaindah), sebagaimana dijelaskan oleh Rasullullah didalam hadits berikut ini :

عن عبد الله بن مسعودٍ عن النبى قال ((لا يد خل الجنة من كان فى قلبه مثقال ذرةٍ من كبرٍ)). قال رجل إنّ الرّجل يحبّ أن يكون ثوبه حسناً ونعله حسنةً. قال ((إنّ الله جميل يحبّ الجمال الكبر بطر الحق وغمط الناس))

Artinya: Dari Abdullah bin Mas’ud dari Nabi shallalahu alaihi wassalam, Beliau bersabda:

“Orang yang ada kesombongan seberat semut didalam hatinya tidak akan masuk surga”. Seorang laki-laki bertanya, ada seseorang menyukai bajunya yang bagus, sandalnya yang bagus, (apakah itu kesombongan?”) beliau menjawab, “sesungguhnya Allah Maha Indah, mencintai keindahan. Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia”. (H.R Muslim, no 2749)

MACAM-MACAM KEINDAHAN ALLAH

Sifat Maha Indah Allah adalah sifat kesempurnaan yang sebenarnya. Dia maha indah dia dalam dzat-Nya, nama-Nya, sifat-Nya, perbuatan-Nya dan Maha Indah dalam segala sesuatu. Imam Ibnul Qayyim berkata didalam syairnya:

Jamalnya (keindahan-Nya) adalah dengan dzat dan sifat-sifat-Nya dan dengan perbuatan-perbuatan, serta dengan nama-nama, dengan menyerupai dzat-Nya dan sifat-sifat-Nya dia maha suci dari berita dusta orang yang membuat fitnah (tuduhan dusta).

(Al-Qashidah An-nuniyah, 2/64)

KEINDAHAN DZAT-NYA

Melihat wajah Allah adalah kenikmatan yang paling mereka cintai. Hal ini dijelaskan oleh nabi didalam sebuah hadits yang shahih berikut ini :

Dari shuhaib bin sinan Rasullullah bersabda, “jika penghuni surge telah masuk surga, Allah Tabaraka wata’ala berfirman : “Apakah kalian (wahai penghuni surga) menginginkan sesuatu sebagai tambahan (dari kenikmatan surga)?” maka mereka menjawab: “Bukankah engkau telah memutihkan wajah-wajah kami kedalam surga dan menyelamatkan kami dari azab neraka?” kemudian Allah membuka hijab yang menutupi wajah-Nya yang Maha Mulia, dan penghuni surge tidak pernah mendapatkan suatu kenikmatan yang lebih mereka sukai dari pada melihat wajah Allah, kemudian Rasullullah membaca ayat “bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya.” (Q.S Yunus/10:26) (H.RMuslim,no. 181)

KEINDAHAN NAMA-NAMA-NYA

Adapun keindahan nama-nama-Nya semua adalah husna (yang paling indah) semua nama Allah menunjukkan kesempurnaan pujian, keagungan, dan keindahan. Allah berfirman :

واللهِ الأسماء الحسنى فآدعوه بها وذروا ألذين يلحدون في أسمائه, سيجزون ماكانوا يعملون

Artinya: Hanya milik Allah asmaa-ul husna (nama-nama yang paling indah), maka berdoa-lah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Q.S. Al-A’raf/7:180)

Allah juga berfirman :

هو الله الخلق البارئ المصوّر له الأسماء الحسنى يسبح له ما فى السموت والآرض وهوالعزيز الحكيم

Dialah Allah yang menciptakan, yang mengadakan, yang membentuk rupa, yang mempunyai Asmaaul-Husna. Bertasbihlah kepada-Nya apa yang ada dilangit dan bumi. Dan dialah yang maha perkasa lagi bijaksana. (Q.S. Al-Hasyr/59:24)

KEINDAHAN SIFAT-SIFAT-NYA

Sedangkan keindahan sifat-sifat Allah adalah bahwa semua sifat-sifat-Nya adalah sifat-sifat kesempurnaan, keagungan, pujian dan sanjungan. Khususnya sifat Ar-rahmat (kasih sayang), Al-birr (kebaikan), Al-karam (kemurahan), Al-ihsan (berbuatbaik) dan Al-in’am (member nikmat). Allah berfrman:

الحمد لله ربّ العلمين

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. (Q.S Al-Fatihah/1:2)

KEINDAHAN PERBUATAN-NYA

Adapun keindahan perbuatan Allah adalah berkisar antara perbuatan kebaikan dan berbuat baik, yang ini pantas dipuji dan disyukuri, dengan perbuatan perbuatan keadilan, yang juga pantas dipuji. Karena semuanya itu sesuai dengan hikmah yang ditetapkan oleh Allah. Allah berfirman:

ومن يعمل من الصالحات وهو موْمن فلا يخاف ظلما ولا هضما

Dan barang siapa mengerjakan amal-amal yang sholeh dan ia dalam keadaan beriman, maka ia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak pula akan pengurangan haknya. (Q.S. Thaha/20:112)

KESALAHAN SEBAGIAN ORANG

Kelompok pertama, Sekelompok orang beranggapan bahwa semua yang Allah ciptakan merupakan keindahan, sehingga semua dicintai dan tidak dibenci sama sekali, orang-orang seperti ini tidak memiliki kecemburuan karena Allah. Di dalam hati mereka tidak ada kebencian karena Allah. Mereka tidak melihat adanya nahi mungkar dan jihad fi sabilillah. Maka orang-orang seperti ini tidak beriman dengan sebenarnya terhadap syariat-Nya.

Kelompok kedua, Sekelompok orang lain beranggapan bahwa Allah membenci keindahan wajah dan kesempurnaan badan. Dengan alas an bahwa Allah mencela orang-orang munafik Allah menceritakan keadaan orang-orang kafir zaman dahulu.

SIKAP HAMBA TERHADAP SIFAT JAMAL ALLAH

Ketika seorang hamba telah mengetahui berita Allah dan Rasu-Nya tentang sifat jamal (keindahan) milik Allah, maka ada beberapa perkara yang harus dia lakukan:

Mengenal dan mengimani sifat jamal bagi Allah

Sesungguhnya yang paling tahu tentang Allah adalah Allah sendiri, sehingga ketika kita diberitahu oleh Allah tentangdiri-Nya maka kita sebagai muslim wajib meyakininya, sifat pertama seorang hamba yang bertaqwa ialah mengimani segala yang ghaib

Beribadah kepada Allah dengan sifat yang jamal

Allah maha indah dan dia mencintai keindahan, maka seorang hamba yang memahami sifat jamal bagi Allah ini berusaha menghiasi dirinya dengan keindahan yang dicintai oleh Allah. Dia akan menghiasi hatinya dengan keikhlasan, selalu taubat dan tawakkal. Dia akan menghiasi lidahnya dengan kejujuran dan menghiasi anggota badannya dengan ketaatan . Dia akan menghiasi badannya dengan membersihkan dari najis dan kotoran.

Tadabbur terhadap jamal Allah

Mengimani sifat jamal Allah merenungkan nama-nama Allah, keindahan Allah Al-latif (yang maha lembut). Merenungkan perbuatan Allah alangkah indahnya ketika Allah membukakan pintu taubat bagi hamba-Nya sampai matahari terbit dari sebelah barat.

 

SUMBER :

MAJALAH ASUNNAH EDISI 12/TAHUN/APRIL 2019 M

DISUSUN OLEH : USTADZ ABU ISMAIL MUSLIM AL-ATSARI

DIRINGKAS OLEH : EDI SUSANTO (Pegawai Ponpes Darul Qur’an Wal-Hadits Martapura, 21 juli 2019)

 

Baca Artikel Sebelumnya: Untukmu Yang Berjiwa Hanif

Juga artikel bermanfaat lainnya: Bagaimana Hukum Wanita Kuliah Diluar Daerah Tanpa Mahram?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.